Sejarah Bukit Gundaling Berastagi

Sejarah Bukit Gundaling Berastagi

Nama Gundaling berasal dari pengucapan seorang pemuda yang patah hati karena ditinggal gadis pujaannya. Setiap hari pemuda tersebut berkunjung ke bukit tempat biasa mereka bertemu untuk mencari gadisnya sambil memanggilnya “darling”.

Namun tanpa sang pemuda tahu bahwa gadis tersebut sudah dijodohkan oleh orang tuanya dan menikah. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk menghentikan rutinitasnya dan hanya memandangi bukit saksi pertemuan keduanya sembari berkata “Good bye darling”.

Kalimat itu terus ia ucapkan sambil berlalu meninggalkan bukit tersebut. Penduduk sekitar tidak begitu memahami apa yang diucapkan sang pemuda dan hanya mendengar Gun-da-ling sehingga bukit tersebut diberi nama Gundaling.

Aktivitas Di Bukit Gundaling Berastagi

Gapura Bukit Gundaling yang unik
Gapura pintu masuk yang unik dan terkesan tradisional – Foto: Googlemaps/ Syarif Sers

Terdapat beragam aktivitas yang dapat pengunjung lakukan saat berada di objek wisata ini. Tak hanya sekedar mendaki bukit semata namun melakukan lari pagi atau sekedar berfoto dapat dilakukan. Berikut ini beberapa aktivitas yang dapat pengunjung lakukan bersama keluarga maupun teman.

Menyusuri Bukit Gundaling

Pengunjung dapat melihat Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak dari Puncak Bukit Gundaling
Pengunjung dapat melihat Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak serta pemandangan Kota Berastagi dari puncak Bukit Gundaling – Foto: Googlemaps/Manish Joshi

Pengunjung dapat berjalan santai menyusuri bukit yang sejuk sembari melihat panorama sekitar. Terdapat beberapa bebatuan yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sejenak. Selain itu tersedia pula pedangan yang menyewakan tikar dan tenda untuk beristirahat.

Selama menyusuri bukit jangan lupa untuk singgah dibeberapa tempat foto yang tersedia. Terdapat sekitar 6 titik foto yang dapat gunakan untuk mengabadikan momen Bersama keluarga.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama